Penjelajah web (Inggris: web browser), adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk menerima dan menyajikan sumber informasi di internet. Sebuah sumber informasi diidentifikasi dengan Pengidentifikasi Sumber Seragam (Bahasa Inggris: Uniform Resource Identifier (URI)) yang dapat berupa halaman web, gambar, video, atau jenis konten lainnya.
Meskipun
penjelajah web terutama ditujukan untuk mengakses internet, sebuah penjelajah
juga dapat digunakan untuk mengakses informasi yang disediakan oleh server web dalam jaringan
pribadi atau berkas pada sistem berkas.
Beberapa penjelajah web yang populer adalah Google Chrome, Firefox, Internet Explorer, Opera,
dan Safari.
Penjelajah
web pertama bernama bernama WorldWideWeb (tanpa spasi) diciptakan Tim
Berners-Lee. Nama penjelajah tersebut kemudian diubah menjadi Nexus.[1]
Pada
tahun 1993, Marc Andreessen melakukan inovasi penjelajah web dengan merilis Mosaic (kemudian Netscape),
"perampan web populer pertama di dunia",[2]
yang membuat sistem internet mudah digunakan dan lebih mudah diakses oleh orang
kebanyakan. Penjelajah web Andreesen memicu ledakan
popularitas di internet pada tahun 1990-an. Andreessen, pemimpin tim Musa di
NCSA, segera mendirikan perusahaan sendiri, bernama Netscape, dan
merilis Mosaic-yang kemudian mempengaruhi Netscape Navigator pada tahun 1994, yang dengan
cepat menjadi browser yang paling populer di dunia, menguasai 90% dari semua
penggunaan penjelajah web di dunia (lihat bagian penggunaan web browser).
Microsoft
menanggapinya dengan menciptakan Internet
Explorer pada tahun 1995, juga sangat dipengaruhi oleh Mosaic, dan memulai perang
penjelajah web pertama di industri internet. Dibundel dengan Windows, Internet
Explorer memperoleh dominasi di pasar penjelajah web. Raihan penggunaan Internet
Explorer memuncak dengan jumlah lebih dari 95% pada tahun 2002.[3]
Opera memulai debutnya pada tahun 1996,
meskipun belum pernah mencapai penggunaan secara luas, memiliki kurang dari 2%
pangsa penggunaan browser pada Februari 2012 menurut Net Applications. Versi
mini Opera (Opera
Mini) memberikan tambahan pangsa pasar, pada bulan April 2011 sebesar 1,1% pada
penggunaan penjelajah web secara keseluruhan, tetapi terfokus pada pasar ponsel
yang tumbuh cepat. Opera Mini terinstal pada lebih dari 40 juta ponsel. Opera Mini
ini juga tersedia di beberapa sistem
benam lain, termasuk konsol video game Nintendo Wii.
Pada
tahun 1998, Netscape meluncurkan apa yang kemudian akan menjadi Mozilla Foundation dalam upaya menghasilkan
browser kompetitif dengan menggunakan model perangkat lunak sumber
terbuka. Penjelajah web tersebut akhirnya akan berkembang menjadi Firefox.
Hingga Agustus 2011, Firefox memiliki pangsa pasar 28% penjelajah web
dunia.[4]
Safari merilis versi beta pada Januari
2003. Hingga April 2011, Safari memiliki pangsa dominan untuk penjelajah web
berbasis Apple, dan menguasai lebih dari 7% dari pasar penjelajah web dunia.
Pendatang
baru di pasar penjelajah web adalah Google
Chrome. Pertama kali dirilis pada bulan September 2008, popularitas Chrome
meningkat secara signifikan dari tahun ke tahun, dengan menggandakan pangsa
penggunaannya dari 8% menjadi 16% pada bulan Agustus 2011. Peningkatan ini
berbanding terbalik dengan popularitas Internet Explorer yang cenderung menurun
dari bulan ke bulan.[5]
Pada Desember 2011, Google Chrome menyalip Internet Explorer 8 sebagai web
browser yang paling banyak digunakan namun tetap lebih rendah jika dibandingkan
dengan jumlah gabungan semua versi Internet Explorer yang digunakan.[6]
Fitur Web dan Penjelajah Web
Penjelajah
web bisa dibedakan lewat fitur-fitur yang mereka dukung. Penjelajah modern dan
halaman web biasanya menggunakan banyak fitur dan teknik yang tidak ada pada
masa-masa ANAL web. Disebabkan adanya perang Penjelajah
web, fitur-fitur Web dan Penjelajah web semakin cepat dikembangkan.
Berikut
daftar beberapa elemen dan fitur-fitur tersebut:
1
ActiveX
2
Autocompletion(Pengisian
otomatis) URL dan formulir data
3
Markah bukuuntuk
mengikuti lokasi yang sering diakses
4
Cascading
Style Sheets(CSS)
5 Kukiyang
membolehkan sebuah website untuk mengetahui seorang pengguna lama
6 Tembolok web-
Halaman web "disimpan" dalam memori ketika kita membukanya agar dapat
diakses lagi walaupun sedang offline
7
Digital
certificate(Sertifikat Digital)
8 Pemuatan gambar menggunakan format gambar
yang sudah terkenal seperti GIF,
PNG, JPEG, SVG
9
Flash
10
Favicon
11
Font,
ukuran, warna
12
Formulir untuk mengirimkan informasi
13
Framedan
IFrames
14
Gambar
15
Integrasi dengan aplikasi desktop lainnya
16 Offline browsing(Penjelajah Tertutup) terhadap isi web yang
sudah disimpan terlebih dahulu
17
Java applet
18
JavaScriptuntuk
isi yang lebih dinamis
19
Pengaturan pengunduhan
20
Penyaringan
iklan(Ad filtering)
21
Plug-in
22
Sejarah kunjungan ke halaman-halaman web terakhir
25
Tabel
27
DHTML
28
HTTPS
"Small-Screen
Rendering" ("penampilan pada Layar-Kecil") dari Opera adalah suatu cara
memformat ulang halaman web
agar dapat masuk ke dalam layar yang kecil, misalnya dalam sebuah ponsel, sekaligus operasi
gulung (scroll) horisontal tidak diperlukan lagi.
Referensi :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar